Jumat, 23 Februari 2018

komunikasi efektif (materi komunikasi keperawatan)


BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Komunikasi merupakan seni penyampaiaan informasi (pesan, ide, sikap, atau gagasan) dari komunikator atau penyampaian berita, untuk mengubah serta membentuk perilaku komunikasi atau penerima berita (pola, sikap, pandangan, dan pemahamannya), kepola dan pemahaman yang dikehendaki bersama.
Menurut Taylor (1993) mengemukakan komunikasi adalah proses pertukaran informasi atau proses yang menimbulkan dan meneruskan makna atau arti, berarti dalam komunikasi terjadi penambahan pengertian antara pemberi informasi dengan penerima informasi sehingga mendapatkan pengetahuan.
Komunikasi harus dilakukan secara efektif agar komunikasi itu dapat mudah di mengerti oleh komunikan, komunikasi yang efektif dapat dilakukan apabila seseorang yang berkomunikasi memahami tentang pengertian dari komunikasi efektif, proses komunikasi efektif dan unsur-unsur komunikasi efektif.
1.2 Rumusan Masalah
            Dari Latar Belakang diatas dapat diambil Rumusan Masalah seperti berikut:
1.2.1 Apa yang di maksud dengan Komunikasi Efektif?

1
2
1.2.2 Bagaimana Proses dari Komunikasi Efektif?
1.2.3 Apa saja Unsur-unsur dari Komunikasi Efektif tersebut?
1.2.4  Bagaimana prinsip dasar dari Komunikasi Efektif?
1.2.5 Apa saja Ciri-ciri dari Komunikasi Efektif?
1.2.6 Apa saja Bentuk-bentu dari komunikasi Efektif?
1.3  Tujuan Penulisan
      Dari Rumusan Masalah diatas adapun Tujuan yang bisa diambil yaitu:
1.3.1 Tujuan Umum
      Agar kita dapat memahami konsep dari Komunikasi Efektif.
1.3.2 Tujuan Khusus
Agar kita dapat mengerti atau memahami dari Pengertian, proses,Unsur-unsur,
prinsip dasar, cirri-ciri, dan bentuk dari komunikasi efektif tersebut.
1.4 Manfaat Penulisan
      Ada pun Manfaat dari penulisan makalah ini yaitu:
Agar kita dapat mengerti dan memahami mengenai konsep Komunikasi Efektif,
dan dapat bermanfaat untuk para pembaca dalam berkomunukasi secara efektif.






BAB II
PEMBAHASAN

2.1  Pengertian Komunikasi Efektif
Komunikasi efektif yaitu komunikasi yang mampu menghasilkan perubahan sikap ( attitude change) pada orang yang terlibat dalam komunikasi.
Komunikasi efektif memungkinkan seseorang dapat saling bertukar informasi, ide, kepercayaan, perasaan dan sikap antara dua orang atau kelompok yang hasilnya sesuai dengan harapan .
Tujuan komunikasi efektif adalah memberi kemudahan dalam memahami pesan yang disampaikan antara pemberi dan penerima pesan. Sehingga tercipta feed back yang baik antara pemberi dan penerima pesan.
2.2 Proses Komunikasi Efektif
Untuk menghasilkan komunikasi yang efektif tentu saja dipengaruhi oleh banyak faktor baik itu faktor komunikator maupun dari komunikan. Faktor dipengaruhi antara lain :
2.2.1        Pesan yang dirancang dan disampaikan sedemikian rupa, sehingga dapat
menarik perhatian komunikan. Untuk meracang suatu pesan yang dapat menarik perhatian ini sebaiknya sebagai komunikator harus mencari tahu dulu karakteristik orang yang akan kita beri pesan. Selain itu komunikator harus mempunyai kemampuan sebagai penyampai pesan yang menarik dan mudah dipahami.

3
4
2.2.2        Pesan harus menggunakan lambang-lambang tertuju kepada pengalaman
yang sama antara komunikator dan komunikan, sehingga sama-sama mengerti. Sebaiknya pesan disampaikan dengan beberapa metode dan tidak hanya secara lisan. Pesan yang disampaikan dengan melibatkan beberapa panca indera misalnya dapat dilihat, didengar, diraba akan lebih mudah dimengerti daripada pesan itu hanya  disampaikan secara lisan.
2.2.3        Pesan harus membangkitkan kebutuhan pribadi komunikan dan
menyarankan beberapa cara untuk memperoleh kebutuhan tersebut. Jadi pesan harus sesuai harapan atau sesuai kebutuhan penerima pesan. Pesan yang disampaikan akan terasa membosankan dan tidak ada arti bagi penerima pesan apabila pesan itu tidak dibutuhkan.
2.2.4        Pesan harus menyarankan suatu jalan untuk memperoleh kebutuhan
dimana komunikan digerakkan untuk memberikan tanggapan sesuai yang dikehendaki. Solusi pemecahan masalah harus dikemukakan untuk dapat membantu klien keluar dari masalahnya.





 


5
Komunikasi dapat dikatakan efektif apabila memenuhi 3 hal berikut :
1. Pesan dapat diterima dan dimengerti serta dipahami sebagaimana yang dimaksud oleh pengirimnya.
2. Pesan yang disampaikan oleh pengirim dapat disetujui oleh penerima dan tindak lanjuti dengan perbuatan yang diminati oleh pengirim.
3. Tidak ada hambatan yang berarti untuk melakukan apa yang seharusnya dilakukan untuk menindak lanjuti pesan yang dikirim
2.3 Unsur-unsur Komunikasi Efektif
Dalam proses komunikasi untuk mendapatkan hasil yang efektif perlu diperhatikan unsur-unsur dari komunikasi, yaitu :
2.3.1 Komunikator ( pandai menggunakan bahasa, intonasi, symbol dan mimic
yang menarik, simpati dan empati dari komunikannya )
2.3.2 Pesan ( cara penyampaian, isi pesan sesuai dengan kebutuhan dan diminati
oleh komunikan )
2.3.3 Media ( sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan dan sesuai dengan kebutuhan komunikan)
2.3.4 Perhatikan gangguan-gangguan yang mungkin akan menghambat proses komunikasi
2.3.5 Komunikan (latar belakang dan lain-lain)
2.3.6 Pengaruh atau umpan balik (yang diharapkan atau tujuan penyampaian


6
2.4 Prinsip Dasar Komunikasi Efektif
2.4.1 Respect (respek)
Respect adalah perasaan positif atau penghormatan diri kepada lawan bicara. Anda menghargai lawan bicara sama halnya menghargai diri sendiri. Prinsip menghormati ini harus selalu anda pegang dalam berkomunikasi.
2.4.2 Empaty (empati)
Empaty adalah kemampuan untuk menempatkan diri pada situasi atau kondisi yang tengah dihadapi orang lain. Anda mampu merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain, sehingga komunikasi akan terjalin dengan baik sesuai dengan kondisi psikologis lawan bicara anda.
2.4.3 Audible (dapat didengar)
Audible mengandung makna pesan yang harus dapat didengarkan dan dapat dimengerti. Dalam hal ini ada beberapa hal yang harus anda perhatikan, yaitu :
1.      Pesan harus mudah dipahami, menggunakan bahasa yang baik dan benar. Hindari bahasa yang tidak dipahami oleh lawan bicara.
2.      Sampaikan yang penting.pastikan yang penting. Sederhanakan pesan anda. Langsung saja pada inti persoalan
3.      Gunakan bahasa tubuh anda. Mimik wajah, kontak mata, gerakan tangan dan posisi badan bisa dengan mudah terbaca oleh lawan bicara anda. Tunjukan kesejatian anda dengan mengoptimalkan bahasa tubuh dan pesan.
4.      Gunakan ilustrasi atau contoh.karena analogi sangat membantu dalam
menyampaikan pesan.
7
2.4.4 Clarity (klariti)
Clarity adalah kejelasan dari pesan yang kita sampaikan. Salah satu penyebab munculnya salah paham antara satu orang dengan yang lain adalah informasi yang tidak jelas yang mereka terima.
2.4.5 Humble (rendah hati)
Sikap rendah hatianda rendah diri, rendah hati memberi kesempatan kepada orang lain untuk berbicara terlebih dahulu, dan anda menjadi pendengar yang baik.
2.5 Ciri-ciri Komunikasi Efektif
Adapun cirri-ciri komunikasi yang efektif antara lain yaitu :
2.5.1 Menyediakan informasi yang praktis
Dengan menerangkan bagaimana mengerjakan sesuatu, menjelaskanmengapa perubahan dilakukan, menberikan solusi terhadap masalah,mendiskusikan status sebuah proyek, dan lain-lain.
2.5.2 Memberikan fakta dibandingkan kesan
            Dengan menggunakan bahasa yang konkrit dan menjelaskan secara detail yang dimaksud. Informasi harus jeelas, meyakinkan, akurat, danetis.
2.5.3 Mengklarifikasi dan menyingkat beberapa informasi
            Dengan menggunakan table, bagan, foto maupun diagram yang menjelaskan tentang pesan yang dimaksud.


8
2.5.4 Masyarakat tanggung jawab secara jelas
            Dengan menjelaskan apa yang kita harapkan atas apa yang dapat kitalakukan, karena pesan kita hanya ditujukan pada orang-orang tertentusaja.
2.5.5        Membujuk dan menyedikaitan rekomendasi
            Biasanya pesan yang disampaikan adalah membujuk para pegawai untuk melakukan sesuatu atau pelanggan untuk memanfaatkan layanan yangkita tawarkan dengan menjelaskan manfaat yang akan mereka perolehdengannya.
2.6 Bentuk Komunikasi Efektif
2.6.1 Komunikasi verbal efektif
1.      Berlangsung secara timbal balik
2.      Makna pesan ringkas dan jelas
3.       Bahasa mudah dipahami
4.      Cara penyampaian mudah diterima
5.      Disampaikan secara tulus
6.      Mempunyai tujuan yang jelas
7.      Memperlihatkan norma yang berlaku
2.6.2        Komunikasi Non Verbal
Yang perlu diperhatikan dalam berkomunikasi nonverbal adalah :
1.      Penampilan fisik
2.      Sikap tubuh dan cara berjalan
3.      Ekspresi wajah
4.      Sentuhan
9
Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Komunikasi Efektif
1.      Berkomunikasi pada suasana yang menguntungkan
2.       Menggunakan bahasa yang mudah ditangkap dan dimengerti
3.      Pesan yang disampaikan dapat menggugah perhatian atau minat dipihak komunikan
4.      Pesan dapat menggugah dipihak komunikan yang dapat menguntungkannya
5.      Pesan dapat menumbuhkan sesuatu penghargaan atau reward dipihak komunikan












BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Proses komunikasi merupakan suatu penyampain pesan, ide, atau lambing kepada orang lain agar dapat mencapai persepsi yang sama sesuai dengan yang dikehendak oleh komunikator. Tujuan berkomunikasi adalah  memudahkan dan melancarkan pencapaian tujuan. Unsure dasar komunikasi terdiri atas komunikasi terdiri atas   komunikator, pesan, media, hambatan, komunikan, umpan balik. Komunikasi didefinisikan sebagai usaha penyampaian pesan antara manusia, sehingga untuk terjadinya proses  komunikasi minimal terdiri 3 unsur yaitu: pengiriman pesan, penerimaan pesan, dan pesan itu sendiri
3.2 Saran
Semoga dari makalah yang telah kelompok kami buat, dapat bermanfaat dan bisa di aplikasikan pada masyarakat nanti. Juga dapat menjadi bahan referensi untuk tugas berikutnya yang berhubungan dengan komunikasi juga untuk mahasiswa lain yang membutuhkan informasi mengenai materi komunikasi efektif.




10



DAFTAR PUSTAKA

Bandung: PT Remaja Rosdakarya.Stoner, James A.F., 1996, Manajemen, Erlangga, JakartaApplbaum
Cruden dan Sherman, dalam bukunya, 1976, Personel ManagementR. Wayne Pace dan Don F. Faules. 2006. Komunikasi Organisasi; strategimeningkatkan kinerja perusahaan.
Christina lia uripni, untung sujianto, tatik indrawati. (2003). Komunikasi keperawatan. EGC. Jakarta